BUKAN SEKEDAR GURU
GURUNYA MANUSIA
"Pendidikan
adalah senjata ampuh untuk mengubah dunia"
mungkin
kata-kata itu tidak asing ditelinga para pendidik, lalu pertanyaannya, apakah
anda sudah menerapkannya dalam dunia pendidikan ? dan apakah anda sudah
menjadikan kalimat tersebut sebagai prinsip anda ? lalu sejauh mana anda paham
mengenai pendidikan ?
perlu
kita ketahui bersama bahwa pendidikan adalah hal nomor satu yang harus
ditekankan suatu bangsa agar bangsa tersebut bisa mencapai kesejahteraan
kunci
kemajuan suatau bangsa adalah pembangunan
kunci
pembangunan suatu bangsa adalah adalah pendidikan
kunci
pendidikan adalah guru profesional
jadi
baik buruknya generasi suatu bangsa tergantung dari gurunya
ini
membuktikan bahwa guru sangat berperan penting dalam suatu negara untuk
mencapai keberhasilan dalam penidikan dan menjadi guru tidak semudah apa yang
kita bayangkan, guru tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan saja, guru tidak
hanya memberikan infromasi atau disiplin ilmu melalui metode ceramah saja, jika
demikian itu disebut guru, maka guru sangat rendah sekali, akan tetapi didalam
dunia pendidikan tidak sedikit kita temukan guru seperti diatas.
guru
yang hanya menyampaikan materi tanpa memperhatikan anak muridnya, apakah sudah
paham atau belum itu disebut guru robot
guru
yang hanya mengajar untuk memenuhi kewajibannya saja tanpa memperhatikan
kinerja hanya mementingkan bayaran atau gaji disebut guru materialistik
guru
yang memeperhatika anak didiknya, mengedepankan profesioanal dalam mengajar itu
disebut gurunya manusia
menjadi
seorang guru adalah tugas yang mulia, guru mengemban suatu amanah yang sangat
berat sekali dan tidak mudah, apabila guru tersebut bisa amanah maka ini akan
berdampak pada kualits siswa dan sebaliknya apabila guru tidak amanah maka ini
juga akan berakibat fatal bagi generasi penerus bangsa
agar
guru tahu dan paham dengan tugas yang dijalankan maka dari itu guru harus tau
kompetensi yang harus dimiliki, kompetensi ini adalah modal dasar yang harus
dimiliki oleh setiap guru sehingga guru tersebut mengajar dan mendidik sesuai
dengan visi misi pendidikan, diantara kompetensi itu adalah kompetensi
pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi keperibadian, dan kompetensi
sosial. Berikut penjelasannya :
1.
Kompetensi Pedagogik
Kompetensi
Pedagogik Guru adalah kemampuan atau keterampilan guru yang bisa mengelola
suatu proses pembelajaran atau interaksi belajar mengajar dengan peserta didik.
Kemampuan ini sangat dibutuhkan karena kompetensi ini sangat menentukan
kualitas belajar dalam kelas
Kompetensi
Pedagogik bisa diperoleh melalui proses belajar masing-masing guru secara terus
menerus dan tersistematis, baik sebelum menjadi guru maupun setelah menjadi
guru. Salah satu hal yang harus dimiliki guru adalah model pembelajaran, startegi, pendekatan, metode,
tehnik mengajar
2.
Kompetensi Kepribadian
Kompetensi
Kepribadian berkaitan dengan karakter personal. Ada indikator yang mencerminkan
kepribadian positif seorang guru yaitu: supel, sabar, disiplin, jujur, rendah
hati, berwibawa, santun, empati, ikhlas, berakhlak mulia, bertindak sesuai
norma sosial & hukum, dll.
Kepribadian
positif wajib dimiliki seorang guru karena para guru harus bisa jadi teladan
bagi para siswanya. Selain itu, guru juga harus mampu mendidik para siswanya
supaya memiliki attitude yang baik.
3.Kompetensi
Profesional
Kompetensi
Profesional Guru adalah kemampuan atau keterampilan yang wajib dimiliki supaya
tugas-tugas keguruan bisa diselesaikan dengan baik.
Keterampilannya
berkaitan dengan hal-hal yang cukup teknis, dan akan berkaitan langsung dengan
kinerja guru. Adapun indikator Kompetensi Profesional Guru diantaranya adalah:
Dengan
menguasai kemampuan dan keahlian khusus seperti yang sudah dijelaskan di atas,
diharapkan fungsi dan tugas guru bisa dilaksanakan dengan baik.
Dengan
demikian, guru mampu membimbing seluruh peserta didiknya untuk mencapai standar
kompetensi yang sudah ditentukan dalam Standar Nasional Pendidikan.
4.
Kompetensi Sosial
Kompetensi
Sosial berkaitan dengan keterampilan komunikasi, bersikap dan berinteraksi
secara umum, baik itu dengan peserta didik, sesama guru, tenaga kependidikan,
orang tua siswa, hingga masyarakat secara luas.


Ide kreatif dan semangat menulisnya sangat baik, tinggal belajar ke guru bahasa Indonesia, agar enak dibaca. Maaf yaa.
BalasHapusSiap ust
BalasHapusTerima kasih atas masukannya