BUKAN SEKEDAR GURU

GURUNYA MANUSIA

Rosdianto

"Pendidikan adalah senjata ampuh untuk mengubah dunia"

mungkin kata-kata itu tidak asing ditelinga para pendidik, lalu pertanyaannya, apakah anda sudah menerapkannya dalam dunia pendidikan ? dan apakah anda sudah menjadikan kalimat tersebut sebagai prinsip anda ? lalu sejauh mana anda paham mengenai pendidikan ?

 

perlu kita ketahui bersama bahwa pendidikan adalah hal nomor satu yang harus ditekankan suatu bangsa agar bangsa tersebut bisa mencapai kesejahteraan

 

kunci kemajuan suatau bangsa adalah pembangunan

kunci pembangunan suatu bangsa adalah adalah pendidikan

kunci pendidikan adalah guru profesional

jadi baik buruknya generasi suatu bangsa tergantung dari gurunya

ini membuktikan bahwa guru sangat berperan penting dalam suatu negara untuk mencapai keberhasilan dalam penidikan dan menjadi guru tidak semudah apa yang kita bayangkan, guru tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan saja, guru tidak hanya memberikan infromasi atau disiplin ilmu melalui metode ceramah saja, jika demikian itu disebut guru, maka guru sangat rendah sekali, akan tetapi didalam dunia pendidikan tidak sedikit kita temukan guru seperti diatas.

guru yang hanya menyampaikan materi tanpa memperhatikan anak muridnya, apakah sudah paham atau belum itu disebut guru robot

guru yang hanya mengajar untuk memenuhi kewajibannya saja tanpa memperhatikan kinerja hanya mementingkan bayaran atau gaji disebut guru materialistik

guru yang memeperhatika anak didiknya, mengedepankan profesioanal dalam mengajar itu disebut gurunya manusia

menjadi seorang guru adalah tugas yang mulia, guru mengemban suatu amanah yang sangat berat sekali dan tidak mudah, apabila guru tersebut bisa amanah maka ini akan berdampak pada kualits siswa dan sebaliknya apabila guru tidak amanah maka ini juga akan berakibat fatal bagi generasi penerus bangsa

agar guru tahu dan paham dengan tugas yang dijalankan maka dari itu guru harus tau kompetensi yang harus dimiliki, kompetensi ini adalah modal dasar yang harus dimiliki oleh setiap guru sehingga guru tersebut mengajar dan mendidik sesuai dengan visi misi pendidikan, diantara kompetensi itu adalah kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi keperibadian, dan kompetensi sosial. Berikut penjelasannya :

 

 

1. Kompetensi Pedagogik

Kompetensi Pedagogik Guru adalah kemampuan atau keterampilan guru yang bisa mengelola suatu proses pembelajaran atau interaksi belajar mengajar dengan peserta didik. Kemampuan ini sangat dibutuhkan karena kompetensi ini sangat menentukan kualitas belajar dalam kelas

Kompetensi Pedagogik bisa diperoleh melalui proses belajar masing-masing guru secara terus menerus dan tersistematis, baik sebelum menjadi guru maupun setelah menjadi guru. Salah satu hal yang harus dimiliki guru adalah model  pembelajaran, startegi, pendekatan, metode, tehnik mengajar

2. Kompetensi Kepribadian

Kompetensi Kepribadian berkaitan dengan karakter personal. Ada indikator yang mencerminkan kepribadian positif seorang guru yaitu: supel, sabar, disiplin, jujur, rendah hati, berwibawa, santun, empati, ikhlas, berakhlak mulia, bertindak sesuai norma sosial & hukum, dll.

Kepribadian positif wajib dimiliki seorang guru karena para guru harus bisa jadi teladan bagi para siswanya. Selain itu, guru juga harus mampu mendidik para siswanya supaya memiliki attitude yang baik.

3.Kompetensi Profesional

Kompetensi Profesional Guru adalah kemampuan atau keterampilan yang wajib dimiliki supaya tugas-tugas keguruan bisa diselesaikan dengan baik.

Keterampilannya berkaitan dengan hal-hal yang cukup teknis, dan akan berkaitan langsung dengan kinerja guru. Adapun indikator Kompetensi Profesional Guru diantaranya adalah:

Dengan menguasai kemampuan dan keahlian khusus seperti yang sudah dijelaskan di atas, diharapkan fungsi dan tugas guru bisa dilaksanakan dengan baik.

Dengan demikian, guru mampu membimbing seluruh peserta didiknya untuk mencapai standar kompetensi yang sudah ditentukan dalam Standar Nasional Pendidikan.

4. Kompetensi Sosial

Kompetensi Sosial berkaitan dengan keterampilan komunikasi, bersikap dan berinteraksi secara umum, baik itu dengan peserta didik, sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua siswa, hingga masyarakat secara luas.

 

 

 


Komentar

  1. Ide kreatif dan semangat menulisnya sangat baik, tinggal belajar ke guru bahasa Indonesia, agar enak dibaca. Maaf yaa.

    BalasHapus
  2. Siap ust
    Terima kasih atas masukannya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer